|
Wah ternyata pak RW juga senang makan-makan dan jalan-jalan ya? Lha iya, lha wong saya sendiri juga manusia. Saya juga butuh refreshing dan rekreasi disela-sela kesibukan saya mengurus warga bekerja. Kalau kerja melulu, nyari duit melulu, kapan ngabisinnya .. :) Toh kesempatan ini tidak datang setiap saat. Acara jalan-jalan dan makan-makan wisata kuliner istilahnya pak bondan bersama keluarga hari minggu kemarin memang sedikit berbeda bahkan spesial. Pasalnya kami sekeluarga sedang merayakan ulang tahun pernikahan kedua orang tua saya yang ke 30 tahun. Wah gak terasa ya, sekian lamanya orang tua saya menjalin rumah tangga dan ternyata masih setia. Tauladan yang patut ditiru oleh kami sebagai anak-anaknya. Jam 9 pagi, saya beserta istri dan anak saya berangkat ke kota Batu, tempat kelahiran saya dan tempat orang tua saya tinggal. Sesampainya disana kami tidak langsung berangkat jalan-jalan tapi bercengkrama dulu dengan orang tua sambil menunggu jam makan siang. Jam 12 siangpun tiba, kami segera bersiap-siap menuju lokasi restaurant yang menurut orang tua saya tempatnya bagus dan unik, selain itu tidak begitu jauh dari rumah kami (hanya 20 menit perjalanan).
Ternyata lokasi restaurant yang kami tuju adalah warung lesehan ikan segar bambu, 300 meter sebelum hotel Purnama Batu. Hmm keliatannya asik juga neh, baru masuk pintu gerbang restaurant sudah disambut dengan kolam ikan koi yang jumlahnya ratusan. Melihat itu, anak saya yang baru berusia 2 tahun langsung mencak-mencak minta diturunkan dari gendongan. "Ikan .. ada ikan banyak pa!" begitu teriaknya kegirangan. "Kita cari tempat duduk yang di tengah saja, kolamnya lebih besar begitu pula ikan2nya" sahut bapak saya. Memang benar, di pondokan bagian tengah restaurant mempunyai kolam ikan yang lebih besar, begitu pula ikan2nya. "Hiii ada ikan raksasa" kata anak saya. Bukan ikan koi saja yang ada di situ yang berukuran besar-besar, tapi juga ada ikan sengkareng dan ikan nila yang body-nya juga besar. Wah seneng banget pokoknya. "Ayo kita kasih makan" kata adik saya sambil mengeluarkan beberapa bungkus plastik kacang sanghai yang dibelinya sebelum berangkat tadi. Dan ikan2pun mulai mengumpul di sudut kolam dekat tempat duduk kami. Saking gemesnya ngeliat ikan se-gedhe gedhe gitu, saya coba belai beberapa ikan yang lewat .. eh ternyata jinak juga ya. Bahkan mereka berani makan dari tangan kita langsung. Bukan main asiknya. Anak saya cuman bisa terbengong-bengong melihat itu, mungkin saking gembira-nya dan saking herannya dia tidak bisa berkata-kata lagi ... :) Bagaimana dengan menu makanannya? warung ini menyuguhkan berbagai macam menu ikan segar dan lalapannya, tidak berbeda jauh dengan warung2 ikan segar yang pernah saya singgahi sebelumnya. Menu utamanya adalah ikan gurami bakar dan memang rasanya spesial banget .. mak nyus! bumbunya-pun berbeda dengan ikan gurami bakar yang pernah saya cicipi. Bikin ketagihan sampai nambah2 ... :) Masalah harga? relatif-lah, dibilang mahal juga tidak. Apalagi warung ini menyuguhkan suasana yang berbeda; suasana alam pegunungan dan kolam ikan berikut ikan2nya yang jinak2. So kalau anda pas berkunjung ke kota Batu, jangan lupa mampir ke warung ini, dijamin puas!
|