|
Friday, 18 January 2008 13:51 |
Webito
Code Development - Home of phpBender MochiAds
Dollar bagi yang hobby bikin Flash Games
|
| |
|
Apa seh freelance marketplace itu? bagi yang belum tahu, wajar bila ada pertanyaan ini tetapi bagi yang sudah tahu dan tidak segera mengambil kesempatan ini, itu baru tidak wajar dan itulah saya yang dulu (pak rw gak wajar dadakno). Freelance Marketplace adalah tempat dimana dilakukan-nya tawar menawar sebuah proyek dengan sistem lelang. Berbagai macam proyek ditawarkan di situs-situs freelance marketplace ini baik itu proyek yang berbasis IT maupun non IT, dari yang bersifat teknikal, manajerial hingga administrasi. Dan semuanya ini tergantung dari layanan yang disediakan oleh masing-masing situs freelance marketplace. Beberapa situs freelance marketplace yang saya ikuti adalah oDesk , eLance, Guru, GetAFreelancer dan Joomlancers.
Sebenarnya dunia freelance marketplace bukanlah hal yang baru lagi dan sudah saya ketahui beberapa tahun yang lalu (seingat saya tahun 1999) yang diawali dengan eLance, tetapi kenapa saat itu saya tidak segera mengambil kesempatan ini, berikut alasannya:
- Reliabilitas
Ya, saya masih ragu dengan reliabilitas situs-situs freelance marketplace pada waktu itu. Seperti yang sudah saya ungkapkan pada artikel saya sebelumnya (Menjadi TKI yang bekerja dari rumah), banyak ke-khawatiran yang timbul di pikiran saya dan di satu sisi saya masih bau kencur belum mempunyai banyak skill dan pengalaman di dunia IT khususnya web development (saya mengawali karir di dunia IT pada tahun 1998 pada saat itu saya masih ber-usia 20 tahun).
- Knowledge
Pada tahun 1999 internet masih menjadi hal yang langka di Indonesia, walaupun saya sendiri sudah bekerja sebagai web designer tapi saya hanya bisa mengakses internet dari kantor. Sehingga dengan kondisi ini, pemahaman saya tentang internet dan website masih rendah. Apa yang saya kerjakan waktu itu dan yang saya ketahui hanya berdasarkan perintah dari atasan. Bagaimana menciptakan bisnis di internet dan bagaimana menjalankannya masih menjadi tanda tanya besar bagi saya.
- Payment Method
Payment method atau cara pembayaran merupakan hal terpenting yang harus dimiliki setelah kita mempunyai bisnis baik bisnis offline maupun online; apalagi online yang notabene semua transaksi dilakukan tanpa ada pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Kita mempunyai produk, bisa menjual tetapi kalau tidak bisa memproses pembayaran yang sesuai dengan kemampuan pembeli .. ya sama saja bohong. Bank transfer yang merupakan cara pembayaran termudah dan teraman bagi kita (penjual) belum tentu merupakan cara yang termudah bagi pembeli, apalagi biaya administrasinya terhitung mahal. Udah gitu prosesnya membutuhkan waktu 1 - 2 minggu hingga uang benar-benar masuk ke rekening bank kita. Bagaimana dengan PayPal? dengan maraknya carding yang terjadi di Indonesia pada waktu itu, otomatis PayPal harus berpikir lebih dari 2x untuk bisa melayani transaksi dari dan ke Indonesia.
- Krismon (Krisis Moneter)
Krisis moneter yang melanda Indonesia pada waktu itu benar-benar merubah pola hidup dan cara berpikir orang Indonesia. Yang pada waktu itu mempunyai dollar berjibun, semakin kaya lah dia dan sebaliknya yang miskin tambah miskin. Kesenjangan sosial dan ekonomi makin tampak di negeri tercinta ini. Mindset bekerja untuk mendapatkan uang dengan cara cepat dan aman-pun makin menjadi. Begitu pula saya, gaji sebesar RP 150.000 per bulan pun mau gak mau harus saya terima. Jangankan berpikir untuk menjadi wirausaha, cari kerja saja sudah sulit.
Nah, sekarang ceritanya sudah beda. Perlahan tapi pasti per-ekonomian di Indonesia makin membaik; membaik bukan dalam artian semakin maju pesat dari sebelum krismon melanda Indonesia tapi karena masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kondisi ini. Grafik pertumbuhan internet di Indonesia semakin meningkat begitu pula dengan bisnis yang terjadi di dalam-nya. Masyarakat juga semakin banyak yang tahu tentang internet atau website dan tidak hanya tahu dalam artian Indomie + Kornet saja ..; puncaknya adalah tahun 2007 kemarin yang mana PayPal sudah bisa melayani transaksi dari dan ke Indonesia. So, tidak alasan lagi bagi saya untuk tidak segera memulainya.
Saatnya menuruti kemauan sendiri
Ya, tahun 2007 merupakan tahun bersejarah bagi saya khususnya dalam urusan memasuki dunia wirausaha. Setelah melalui proses diskusi dengan keluarga dan dengan berbagai macam alasan serta pertimbangan; dengan langkah pasti dan tentunya se-ember keberanian, saya langkahkan kaki saya ke dunia wirausaha ini dan tentunya saya juga harus melangkahkan kaki keluar dari kantor tempat saya bekerja. Sudah saatnya saya menuruti kemauan saya sendiri, menciptakan lingkungan kerja yang benar-benar sesuai dengan keinginan saya sehingga saya bisa enjoy dalam melakukan berbagai macam aktivitas saya, bebas dalam menuangkan berbagai macam ide, inovasi serta kreatifitas yang ada di benak saya dalam bentuk produk, layanan ataupun bisnis.
Jadi ingat salah satu slogan sebuah produk rokok dari kota Malang; "No guts no glory" yang artinya tidak ada keberanian maka tidak ada kemuliaan dan mungkin bisa diartikan lebih dalam dan lebih luas lagi; yang jelas saya sangat termotivasi dengan kata-kata ini.
Kembali ke freelance marketplace; bagi saya ini adalah revolusi dan reformasi bisnis yang mana dengan bekerja dari rumah saya masih bisa menghasilkan pendapatan real dan cepat. Jadi kalau anda mempunyai skill dan pengalaman di bidang komputer dan selama masih ada internet yang bisa menjadi jembatan bagi anda untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan dari jarak jauh, this is your chance!
|