Halo rekan2..
kemarin saya mendapat 3 orang tamu. yang dua suami istri, dan sahabat mereka..
namanya Pak Yoseph dan Bu Siska, serta Pak Budiman..
Pak Yoseph dan Pak Budiman dulunya orang Malang, lahir tahun 1940 an, setelah SMA, pindah ke Jakarta.
Mereka orang2 yang punya banyak bisnis.. (salah satunya adalah pemilik salah satu maskapai penerbangan)
Kedatangan mereka bermaksud mengunjungi tempat2 dimana mereka dapat menyalurkan dana yang mereka miliki dengan menolong orang lain, bukan dengan memberi ikan, tapi memberi kail..
Awalnya mereka pas ke Belanda, bertemu seorang teman yang berniat sama, yang merekomendasikan Rabbobank.
Rabbobank adalah Bank yang punya banyak misi kemanusiaan, mereka bekerja sama dengan ILO dan Mercycorps di Indonesia. Rabbobank kemudian merekomendasikan 2 lembaga yang mereka pernah melakukan assesment, dan punya grade yang baik.
Karena mereka orang Malang, datanglah mereka ke Malang sekaligus bernostalgia, dan reuni. Oh ya, Pak Yoseph dan Pak Budiman berumur 68 tahun, sedang Bu Siska 64 tahun...
Setelah ketemu saya dan beberapa rekan, serta mengutarakan niatnya, mereka bersama Rabbobank akan menyalurkan dana cukup besar tanpa bunga untuk masyarakat kecil.
Tapi mereka mau tahu dulu apakah program yang sudah ada dan berjalan cocok dengan mereka atau bagaimana..
mereka mengajukan pertanyaan2 cukup detail, membuat penilaian, mewawancarai beberapa warga desa, menggali kemungkinan2, dan membuat perencanaan...
mereka naik turun gunung mengunjungi petani kentang di tosari dan ngadisari, mereka keluar masuk pasar mengunjungi pedadang tempe, lombok, penjual sayur dan kelapa.. dll..
semua mereka lakukan dengan turun kelapangan..
saya sangat bangga bertemu mereka...
karena, dengan harta yang mereka punya, tidak begitu saja memberikan "ikan" kepada orang lain.
Mereka mau turun sendiri untuk melihat realita yang ada, bukan hanya melihat dari data finansial.
Mereka juga mau memastikan bahwa dana mereka tidak mengalir sia sia kepada orang yang tidak membutuhkan...
dalam pembicaraan lebih lanjut, mereka mengelola keuangan mereka dengan sangat baik dengan banyak berhemat dan menabung..
mereka punya beberapa rumah, yang semuanya digunakan untuk usaha, sehingga sangat produktif..
mereka punya panti asuhan, dan sekolah (TK, SD,SMP, SMA) namanya "Hati Suci" yang menerima anak-anak jalanan, anak tukang ojek, anak pemulung...
mereka mengadakan pasar murah pada saat sebelum lebaran, menjual sembako dan pakaian second dengan harga murah, dengan membagikan kupon secara langsung ke orang2 yang membutuhkan agar tak salah sasaran..
begitu aktif, begitu mulia.. padahal mereka bisa dibilang sudah sangat berumur... tapi dengan terus "bekerja" mereka merasa bahagia dan terus "di charge" dengan banyak kegiatan sosial...
jumat kemarin jam 2 siang mereka sampai di malang... mengunjungi beberapa daerah sampai pukul 9 malam. Besok paginya sabtu, jam 6, sudah keluar masuk pasar... jam 11 siang mereka menuju bandara, dan terbang ke Bali untuk mengunjungi salah satu rumah mereka yang juga dipakai untuk kegiatan sosial... senin ini, mereka sudah di jakarta lagi untuk terus berkarya...
sungguh saya kagum...
Salam,
Vivi
Read more »