Franchising your business

Friday, 08 August 2008 19:28
Tokonita, Toserba Online
Toserba online melayani penjualan retail dan wholesale
Write me the code!
Template development and conversion
HostGator
HostGator web hosting - cPanel, Reseller and Dedicated Website Hosting
 
Franchising your business
Photo by Flickr

Mewaralabakan atau memfranchisekan usaha anda
Sebagai suatu strategi pengembangan bisnis modern, franchise memiliki banyak kelebihan terutama menyangkut masalah financing (pendanaan), sumber daya manusia dan management. Dengan franchise semua menjadi lebih ringan dan mudah. Tidak heran, banyak orang yang tertarik ingin memfranchisekan usahanya. Tips-tips bagaimana memfranchisekan sebuah usaha berikut ini saya tulis ulang dan edit dari Majalah Info Franchise Indonesia.

Definisi waralaba atau franchising
Kata waralaba atau franchising digunakan untuk mendeskripsikan suatu sistem usaha/bisnis yang mempraktekkan dan menggunakan filsafah bisnis orang lain. Franchisor atau pewaralaba memberikan kuasa atas metode dan trademark atau merek dagang dari bisnis mereka yang sudah terbukti kepada franchisee atau terwaralaba untuk biaya dan pembagian persentase pendapatan kotor bulanan. Berbagai macam aset, baik yang nyata (tangible) dan tidak nyata/tidak dapat diraba (intangible) seperti periklanan, pelatihan dan dukungan layanan lain disediakan oleh franchisor (Sumber. http://en.wikipedia.org/wiki/Franchising)

Langkah-langkah mewaralabakan sebuah usaha
Keberadaan sistem waralaba atau franchise sebagai jalur cepat untuk mengembangkan suatu usaha patut dijadikan sebagai pertimbangan jika anda ingin usaha anda berkembang dengan cepat. Namun dalam pelaksanaannya tidak boleh asal-asalan. Ada 9 langkah yang harus anda penuhi, yaitu:

  1. Usaha yang anda bangun, harus sukses dahulu
    Ukuran sukses tidak hanya dalam hitungan bulan. Paling tidak franchisor atau pewaralaba perlu membuktikan masa sukses usahanya dalam tiga tahun terakhir
  2. Pastikan bahwa franchisee atau terwaralaba bisa berhasil dengan usaha anda
    Usaha anda harus sangat menguntungkan dan trennya adalah dengan memperlihatkan kinerja penjualan yang terus meningkat
  3. Usaha anda harus mudah dioperasikan oleh franchisee atau terwaralaba
    Anda atau staf anda harus bisa melatih calon investor untuk menjalankan usaha tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama
  4. Anda harus punya petunjuk manual untuk semua operasi usaha, baik harian, mingguan maupun bulanan
    Jika anda memiliki petunjuk manual maka akan memudahkan franchisee atau terwaralaba dalam menjalankan usahanya sesuai petunjuk manual secara sistematis seperti yang anda lakukan untuk mencapai hasil yang maksimal
  5. Produk yang anda jual harus punya daya tarik pasar dalam jangka waktu yang panjang dan bukan hanya musiman
    Sejumlah produk memiliki life circle yang sangat pendek seperti produk-produk fashion. Anda harus memikirkan konsep produk yang bisa bertahan lama di pasaran. Karena itu, produk anda harus punya diferensiasi atau keunikan tersendiri.
  6. Usaha anda harus bisa dijalankan di berbagai tempat
    Artinya, usaha tersebut bisa dijalankan dimanapun dan tidak terfokus pada satu tempat saja; yang tentunya sesuai dengan persyaratan usaha yang sudah ditentukan. Usaha tersebut juga bisa dipindahkan lokasinya ke tempat lain bahkan ke luar negeri.
  7. Usaha anda harus memiliki potensi pasar yang cukup agar bisa dinikmati oleh para franchisee atau terwaralaba
    Dalam hal ini, franchisee atau terwaralaba juga harus bisa meraih laba yang wajar setelah menyetorkan modal pertamanya untuk pendirian usaha. Jangan sampai margin yang ditarik franchisor atau pewaralaba terlalu tinggi sehingga merugikan franchisee atau terwaralaba.
  8. Usaha tersebut sudah terdaftar nama atau mereknya
    Fungsinya tidak hanya untuk melindungi usaha anda tetapi juga para franchisee atau terwaralaba yang menggunakan merek anda
  9. Anda harus memiliki SDM dan sumber dana yang memadai untuk men-support usaha anda di masa mendatang
    Hal ini penting karena ketika anda sudah mewaralabakan usaha anda, maka anda berkewajiban untuk selalu men-support franchisee anda

Persiapan mewaralabakan usaha anda
PP waralaba No 42 tahun 2007 salah satunya mengatur tentang kriteria franchising atau waralaba. Sebuah usaha bisa dikatakan franchise atau waralaba jika mampu memenuhi kriteria tersebut. Bila tidak, maka disebut Business Opportunity atau BO.

Perlu diketahui bahwasanya semua jenis usaha baik yang menawarkan produk maupun jasa/layanan bisa diwaralabakan atau difranchisekan, namun perlu persiapan yang matang untuk melakukan hal ini. Adapun persiapan-persiapannya adalah:

  1. Siapkan konsep bisnis anda
    Konsep dalam franchise atau waralaba sangatlah penting karena menyangkut sistem yang akan berjalan sebagai automatic wheel operasional usaha. Konsep bisnis ini haruslah tangguh dan karena itu perlu dibuktikan oleh waktu.
  2. Siapkan tim manajemen yang kuat yang menguasai sistem franchise atau waralaba dan masalah-masalah hukum serta etika franchise atau waralaba.
  3. Rumuskan diferensiasi atau keunikan produk/jasa yang akan dijual.
    Tanpa diferensiasi atau keunikan, sebuah produk tidak akan dilirik oleh konsumen. Keunikan ini pula yang nantinya akan menjadi pembeda dari pesaing sekaligus memudahkan penetrasi produk ke pasar. Usahakan pula agar produk tersebut tidak mudah ditiru. Keunikan tidak harus dari sisi produk (termasuk kemasan), bisa juga dari sisi layanan atau cara penyajian. Misalnya, memperlihatkan proses pembuatan produk secara terbuka (dapur terbuka) untuk sebuah resto atau cafe akan menjadi daya tarik (keunikan) tersendiri bagi konsumennya.
  4. Susun paket pendanaan.
    Perhitungan biaya-biaya yang akan dikeluarkan sangat penting agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
  5. Persiapkan dokumentasi.
    Dokumentasi yang dipersiapkan tidak hanya yang menyangkut organisasi franchisor atau pewaralaba, tetapi juga dokumen-dokumen yang akan diserahkan atau dipinjamkan kepada franchisee atau terwaralaba. Dokumentasi yang siap disusun harus tergambar dalam visi misi organisasi dan implementasi konsep bisnis.
  6. Lakukan konsultasi dengan jasa konsultan untuk memastikan berbagai persiapan yang dilakukan. Sekaligus untuk memastikan legal audit atas HAKI merek dagang.


Starbucks - Photo by Flickr
Photo by Flickr
Monitoring

Sistem monitoring merupakan nyawa bagi franchisor atau pewaralaba. Kesalahan pada sistem monitoring bisa mengakibatkan kebangkrutan dan kejatuhan brand atau citra. Tanpa sistem monitoring yang baik, franchisor atau pewaralaba tidak akan tahu apa yang akan dilakukan terhadap usahanya. Dengan sistem monitoring-lah, franchisor atau pewaralaba bisa mengarahkan franchisee atau terwaralaba untuk mengikuti standar yang telah ditentukannya.

Monitoring dalam franchising adalah cara franchisor atau pewaralaba menilai apakah pengetahuan yang ditransfer kepada franchisee atau terwaralaba telah dijalankan secara benar atau tidak. Apakah franchisee atau terwaralaba sudah menjalankan usahanya tersebut sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure)-nya atau tidak. Sebab, franchising merupakan duplikasi experience. Jika sistem ini tidak dilakukan maka sulit meraih kesuksesan.

Franchisor atau pewaralaba yang tidak memiliki sistem monitoring berarti dia telah mempertaruhkan nama baik brand/citra dan merek-nya. Keuntungan memiliki sistem monitoring yang baik adalah:

  1. Outlet franchisee atau terwaralaba akan beroperasi seperti halnya outlet franchisor atau pewaralaba. Konsumen tidak akan bisa membedakan apakah itu outlet yang dimiliki franchisee atau franchisor, karena sistemnya berjalan sangat serupa. Di mata konsumen itu benar-benar tidak ada bedanya.
  2. Franchisor atau pewaralaba bisa menjaga standar dan tipikal setiap outlet sehingga brand image bisa terjaga.
  3. Bisa menutupi kekhawatiran franchisor atau pewaralaba mengenai kesalahan operasional dan keuangan.

Sistem monitoring tidak sulit untuk dilakukan, hanya saja ini merupakan hal baru dalam suatu perusahaan yang harus dibiasakan, khususnya bagi perusahaan yang baru memfranchisekan atau mewaralabakan usahanya. Disiplin adalah kunci yang mempermudah pelaksanaan sistem monitoring.

Referensi:

Kasak Kusuk Warga

Statistik

Jml Artikel 132
Total Kunjungan 77.590
Saat ini ada 4788 orang sedang berkunjung di Blog Ketua RW
Vote for Joomla
     

Woro Woro

Joomlart
More than just a template
Rocket Theme
Pro Joomla Templates and Designs
Themes Club
Premium Joomla Templates Club
TDA Ngalam
Komunitas TDA Ngalam
Guru
Find freelancers at the world’s largest online service marketplace
eLance
Outsourcing to freelance programmers, web and logo designers, copywriters, illustrators and consultants
Get A Freelancer
Custom Web Design and Programming. Freelance Programmers. Outsource Web Development Outsourcing
Joomlancers
Get your Joomla project done by today!
Odesk
Outsource to Freelancers, IT Companies, Programmers, Web Designers from India, Russia, USA, and more
MochiAds
Dollar bagi yang hobby bikin Flash Games
PayPal
Online Payment Gateway
HostGator
HostGator web hosting - cPanel, Reseller and Dedicated Website Hosting

UKM RW08

Tokonita, Toserba Online
Toserba online melayani penjualan retail dan wholesale
Webito
Code Development - Home of phpBender
phpBender
phpBender, PHP codes injection for Flash
Write me the code!
Template development and conversion
Gerai Hosting
Hostingnya Blogger dan CMS mania

Warga Terpandang

Adi Setiawan (1194)
Agung Firdaus (1129)
Ame (1209)
Donny Kris (671)
Tito (883)
Zanu Zawa (852)

Plurkie

Copyright © 2007 - 2008 Ketua RW
Usia blog ini adalah 364 hari sejak online tgl 26 Nov 2007